INF In-Game Club: Perbedaan revisi

Dari Indonesia Netaudio Forum
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Baris 26: Baris 26:
  
 
==== Musik ====
 
==== Musik ====
 +
===== In-Game Club=====
 +
Program musik dalam '''In-Game Club (IGC)''' ini berfokus pada dinamika beragam musik elektronik. Pada kesempatan ini, '''IGC''' mengajak musisi-musisi untuk menampilkan karya yang belum ditampilkan sebelumnya dalam bentuk fisik maupun virtual. Musisi dapat berinteraksi langsung dengan penonton dalam platform SWGBBO melalui fitur ''chat'' selama penampilan mereka berlangsung. Pertunjukan digelar di 2 panggung virtual dengan tema ''indoor'' dan ''outdoor''. Masing-masing panggung menampung maksimal 75 orang. Tiap panggung virtual tersebut akan menampilkan 5 musisi.
  
 
===== Outdoor Stage =====
 
===== Outdoor Stage =====
 
*Waktu:
 
*Waktu:
 
*Tempat:
 
*Tempat:
*Ruangan:
 
  
 
Menampilkan:
 
Menampilkan:
Baris 40: Baris 41:
  
 
===== Indoor Stage =====
 
===== Indoor Stage =====
*Waktu:
+
*Waktu:  
 
*Tempat:
 
*Tempat:
*Ruangan:
 
  
 
Menampilkan:
 
Menampilkan:

Revisi per 20 Agustus 2020 23.40

Poster publikasi Indonesia Netaudio Festival 3

Pengantar

Latar Belakang

Setiap dua tahun Indonesia Netaudio Forum menggelar sebuah perhelatan offline Indonesia Netaudio Festival. Program ini telah dilangsungkan selama tiga kali, yaitu di Yogyakarta (2012), Bandung (2014), dan pada tahun 2018 di Yogyakarta. Tahun 2020 adalah edisi ke-4 untuk penyelenggaraan festival tersebut. Berbeda dengan tahun 2018 dimana acara digelar dalam skala cukup besar, edisi tahun ini dirancang dengan menggelar beberapa acara kecil dengan format beragam yang tersebar dalam kurun waktu satu tahun.

Pandemi COVID-19 yang merebak di seluruh dunia pada bulan Maret 2020 tentu saja mempengaruhi rencana Indonesia Netaudio Festival. Seluruh aktivitas publik dan interaksi sosial berbentuk fisik menjadi sangat terbatas, bahkan tertutup. Semua orang kemudian menatap pada internet, menggantikan keterbatasan fisik dengan virtual. Ruang maya ini didorong untuk mampu memenuhi kebutuhan interaksi sosial baik dalam kebutuhan sehari - hari, pekerjaan, sekolah hingga layaknya acara bagi masyarakat. Fitur streaming yang dimiliki oleh internet menjadi semakin populer digunakan secara umum oleh berbagai lapisan masyarakat. Pertunjukan musik beralih pada platform ini. YouTube, Facebook Live, Instagram Live, hingga platform gamer Twitch dan web-conference Zoom marak digunakan.

Di waktu yang sama muncul inisiatif solidaritas yang digalang oleh praktisi seni dan budaya. Mereka membangun upaya saling membantu melalui jejaring skala mikro dalam mengatasi kondisi dengan menggelar penggalangan donasi untuk penyediaan pangan gratis. Beberapa diantaranya banting setir dengan melakukan bisnis yang dianggap masih berjalan, seperti menjual makanan. Bentuk - bentuk upaya ini sangat menarik melihat strategi warga dalam mengolah potensi pribadi dan lingkungannya, mengkolaborasikan potensi dengan jejaring sosial ruang maya dalam keterbatasan interaksi fisik. Disini internet bukan hanya menjadi tulang punggung komunikasi pada saat pandemi ini, tapi juga sebagai bagian dari kreativitas strategi dari warga untuk bertahan.

Sedangkan bagi para pelaku musik yang sudah akrab dengan distribusi internet, kondisi ini menjadi kesempatan bagi mereka mengulik, menggali dan menghasilkan kembali. Internet juga menjadi wadah bagi para musisi untuk menggalang konser langsung yang dapat disaksikan oleh para pengguna secara virtual. Tentunya konser langsung sangat mungkin dilakukan bagi negara dengan infrastruktur internet mumpuni. Bagi Indonesia sendiri, infrastruktur ini belum pada tahap tersebut sehingga meminimalisir kemungkinan untuk pergelaran konser musik secara langsung. Alhasil dibutuhkan strategi berbeda untuk menampilkan sebuah pertunjukan musik melalui internet.

INF In-Game Club

Menanggapi fenomena tersebut, INF menginisiasi sebuah pertunjukan musik dan menyediakan sebuah hub bagi aksi solidaritas secara virtual, yaitu INF In-Game Club. Pertunjukan musik akan dilangsungkan dengan menggunakan platform game SWGBBO (Habbo retasan), sehingga memungkinkan penonton bisa hadir secara virtual, saling berinteraksi melalui fitur chat dan bergerak dalam game tersebut. Selama acara berlangsung penonton bisa mengakses bazar yang berupa daftar aksi solidaritas untuk memberikan dukungan langsung. Selain itu, hub ini juga menampilkan bentuk - bentuk usaha independen dari warga khususnya di bidang musik. Bentuk usaha yang ditampilkan dapat berupa berbagi karya musik, makanan, minuman dan juga jasa. Acara berlangsung selama satu hari dengan menampilkan musisi-musisi elektronik/DJ pada tanggal 10 September 2020 di situs idnf.club.

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan

  • Tanggal: 10 September 2020
  • Jam: 19.00-24.00 WIB
  • Tempat: idnf.club

Daftar Program

Musik

In-Game Club

Program musik dalam In-Game Club (IGC) ini berfokus pada dinamika beragam musik elektronik. Pada kesempatan ini, IGC mengajak musisi-musisi untuk menampilkan karya yang belum ditampilkan sebelumnya dalam bentuk fisik maupun virtual. Musisi dapat berinteraksi langsung dengan penonton dalam platform SWGBBO melalui fitur chat selama penampilan mereka berlangsung. Pertunjukan digelar di 2 panggung virtual dengan tema indoor dan outdoor. Masing-masing panggung menampung maksimal 75 orang. Tiap panggung virtual tersebut akan menampilkan 5 musisi.

Outdoor Stage
  • Waktu:
  • Tempat:

Menampilkan:

Indoor Stage
  • Waktu:
  • Tempat:

Menampilkan:


Bazar Solidaritas


Tim Penyelenggara